Apa yang Mereka Bicarakan?

by - Januari 16, 2026

HINGGA tembus dini hari, kami para lelaki sedang bermain kartu remi. Kami sedang memainkan permainan jenderal. Saya turut gabung, bersama Nyala, Iqbal, dan Hamdan Tamimi. Di tengah-tengah permainan itu, kami baru menyadari bila sedari tadi 'Aina dan Zuhana AZ sedang bercengkerama di kursi panjang. Sambil bersandar di sofa warna merah itu, kadang 'Aina cekikikan. Penasaran, saya memotret mereka pakai kamera depan. Macak selfie. Sayangnya 'Aina mengerti itu. Dia bilang, "Apa Mas Hakiiim."

Sambil tetap bermain kartu, kami berempat mulai menebak-nebak, kira-kira apa ya yang sedang mereka bicarakan? 

Begitulah keseharian di ruang ingatan. Kadang kami butuh menikmati waktu setidakjelas itu. 

Sejak kejadian 31 Desember 2025 pukul 23.36, saya dan Hana lebih sering lagi 'tinggal' di ruang ingatan. Ruangan yang sebesar ini seperti sedang terluka parah, dan kami mencoba membalut luka itu dengan canda, tawa, sinema, memperhatikan mereka yang sedang praktik bikin kue, dan hal-hal lainnya yang sederhana. 

Lekas membaik, ruang ingatan. 

TAMASJA NET

0 comments