Bikin Soto Sendiri
by
tamasja
- Januari 22, 2026
Teringat pada 15 Januari 2026 lalu, saya menulis di blog ini sebuah artikel pendek berjudul Soto Madura di Seberang RSD Kalisat. Ia menceritakan tentang suasana pagi di desa Ajung kecamatan Kalisat, ketika saya dan Hana andok soto. Rupanya hari itu juga, malam, kami memasak bersama-sama di ruang ingatan. Masak soto, lalu makan bersama-sama. Peristiwa memasak soto itu dilakukan untuk merayakan sempro Anin dan Nyala. Ia kemudian saya unggah di story whatsapp, sebuah video pendek dengan catatan, "Malam ini mereka memasak soto dan makan bersama-sama." Oleh Vendra, story itu mendapat tanggapan.
"Wahhh enak sepertinya tu mas bro."
Saya bilang, "Mreneo. Mumpung kumpul iki.
"Otw mas," balas Vendra, dengan menyertakan foto ketika Cacing dan Iqbal bercengkerama satu bangku di Kedai Sarkawi, Kalisat.
"Sini dah, Cacing ajak pisan."
"Siapp mas."
Begitulah. Malam itu kami kumpul bersama di ruang ingatan. Bercengkerama sambil menikmati soto bikinan sendiri. Itu juga menjadi perjumpaan pertama antara saya dengan Cacing, adik kandungnya Topan. Saya mengenal Topan sejak dia kerja buka warung es campur di JL. HOS Tjokroaminoto Kalisat. Namun bila dengan adiknya, Cacing, baru malam itu kami saling jumpa.
Cacing aktif di dunia EO. Dia dan juga Vendra sedang berencana mengundang Banda Neira untuk tampil di Jember, berlokasi di Agrokita, dekat Balai Desa Kemuning Lor, Arjasa. Orang lebih akrab menyebut lokasi 'WeekendKalcer' itu sebagai jalur Puncak Rembangan.
Cacing aktif di dunia EO. Dia dan juga Vendra sedang berencana mengundang Banda Neira untuk tampil di Jember, berlokasi di Agrokita, dekat Balai Desa Kemuning Lor, Arjasa. Orang lebih akrab menyebut lokasi 'WeekendKalcer' itu sebagai jalur Puncak Rembangan.

